Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Nasional dan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Barat dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menetapkan Kabupaten Mamasa sebagai kawasan strategis provinsi dari sudut kepentingan sosial budaya, Kawasan Taman Nasional Ganda Dewata di Kecamatan Tabulahan dan kawasan hutan lindung yang ada di Kabupaten Mamasa sebagai kawasan strategis dari sudut kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan. Untuk kawasan strategis Kabupaten Mamasa terdiri atas kawasan strategis dari sudut kepentingan ekonomi dan dari sudut kepentingan sosial budaya.

Klik untuk menampilkan/menyembunyikan layer
  1. Kabupaten Mamasa
  2. Prov. Sulawesi Barat
  3. Batas Prov. Sulsel
  4. Batas Desa
  5. Batas Kecamatan
  6. Ibukota Kecamatan
  7. Jaringan Jalan
  8. Sungai
  9. Kepadatan Penduduk
  10. Daerah Irigasi
  11. Kesesuaian Lahan
  12. Tutupan Lahan
  13. Hutan Rakyat
  14. Hutan Produksi
  15. Hutan Lindung
  16. Pertanian
  17. Perkebunan
  18. Perairan
  19. Hutan Produksi Terbatas
  20. Hutan Produksi Konversi
  21. Permukiman
  22. Kawasan Suaka Alam
  23. Pusat Kegiatan
  24. Struktur Ruang - Eksisting
  25. Struktur Ruang - Rencana
  26. Struktur Ruang
  27. KS Agribisnis
  28. KS Perkotaan
  29. KS Pariwisata
  30. KS Sosial Budaya
Kawasan Strategis dari Sudut Kepentingan EkonomiKawasan Strategis dari Sudut Kepentingan Sosial Budaya

Kawasan strategis dari sudut kepentingan ekonomi di Kabupaten Mamasa terdiri dari :

  • Kawasan Perkotaan Mamasa diarahkan sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan kabupaten.
  • Kawasan Perkotaan Sumarorong diarahkan sebagai pusat perdagangan kabupaten.
  • Kawasan Agribisnis yang tersebar di beberapa Kecamatan, antara lain : meliputi sebagian wilayah Kecamatan Tabang, sebagian wilayah Kecamatan Pana’, sebagian wilayah Kecamatan Sesena Padang, sebagian wilayah Kecamatan Tanduk Kalua, sebagian wilayah Kecamatan Nosu, sebagian wilayah Kecamatan Sumarorong, sebagian wilayah Kecamatan Balla, sebagian wilayah Kecamatan Rantebulahan Timur, sebagian wilayah Kecamatan Mehalaan, sebagian wilayah Kecamatan Bambang, sebagian wilayah Kecamatan Buntu Malangka, sebagian wilayah Kecamatan Mambi, sebagian wilayah Kecamatan Aralle dan sebagian wilayah Kecamatan Tabulahan.

Fungsi penetapan kawasan Agribisnis Mamasa adalah :

  • Didukung sistem pelayanan kabupaten terutama jasa, industri dan perdagangan
  • Memiliki pertumbuhan ekonomi cepat.
  • Sebagai pusat perekonomian wilayah Kabupaten.
  • Potensial sebagai kawasan lumbung pangan bagi kepentingan produksi komoditas tanaman pangan utama seperti sawah, ladang sayur-sayuran dan buah buahan yang sangat menentukan ketersediaan bahan pangan kabupaten.

Kawasan strategis untuk pengembangan kepentingan sosial budaya di Kabupaten Mamasa ditandai dengan adanya kawasan atau potensi wisata budaya diantaranya situs Cagar Budaya Rumah Adat Tradisional di Kecamatan Balla; situs To’pao dan kawasan sekitarnya di Kecamatan Mamasa; perkampungan Tradisional Loko di Mambulling Kecamatan Mamasa; Rumah Adat Tradisional di Kecamatan Bambang; Rumah Adat Tradisional di Kecamatan Sesena Padang; Perkampungan Tradisional di Mamulu Kecamatan Pana; Rumah Adat Tradisional di Kecamatan Messawa; Rumah Adat Tradisional di Kecamatan Nosu; Perkampungan Tradisional Sirenden di Kecamatan Tawalian; dan Pusat Peradaban Pitu Ulunna Salu di Kecamatan Tabulahan.

Penetapan kawasan strategis sosial budaya tersebut ditetapkan dengan pertimbangan wisata budaya di Mamasa ada kemiripan dengan wisata budaya Tana Toraja sebagai wisata dunia dan secara geografis letak Kabupaten Tana Toraja berbatasan langsung dengan Kabupaten Mamasa, sehingga pengembangan sektor pariwisata dapat dipaduselaraskan dengan memanfaatkan rute transportasi yang menghubungkan kedua wilayah tersebut.

Fungsi penetapan kawasan strategi pariwisata :

  • Merupakan tempat pelestarian dan pengembangan adat istiadat atau budaya lokal.
  • Merupakan prioritas peningkatan sosial dan budaya serta jati diri daerah.
  • Merupakan asset kabupaten yang harus dilindungi dan dilestarikan.

Comments are closed.

Close Search Window