Kabupaten Mamasa merupakan kabupaten yang terbentuk sebagai daerah otonom baru pada tahun 2002 hasil pemekaran Kabupaten Polmas berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002. Secara geografis wilayah Kabupaten Mamasa terletak pada posisi 20 39’ 216” Lintang Selatan dan 30 19’ 288” Lintang Selatan serta 1190 0’ 216” Bujur Timur dan 1190 38’ 114” Bujur Timur. Kemudian secara administratif wilayah Kabupaten Mamasa terdiri dari 17 kecamatan, 168 desa dan 13 kelurahan dengan total luas wilayah sekitar 3.005,88 Km2.

Adapun batas administratif wilayah Kabupaten Mamasa adalah :

  • Sebelah Utara : Wilayah Kecamatan Kalumpang dan Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat;
  • Sebelah Selatan : Wilayah Kecamatan Polewali, Kecamatan Matangnga, Kecamatan Wonomulyo, Kecamatan Tutallu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat;
  • SebelahTimur : Wilayah Kecamatan Saluputti dan Kecamatan Bonggakaradeng Kabupaten Tana Toraja serta Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan;
  • Sebelah Barat : Wilayah Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju serta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat.
Klik untuk menampilkan/menyembunyikan layer
  1. Kabupaten Mamasa
  2. Prov. Sulawesi Barat
  3. Prov. Sulawesi Selatan
  4. Batas Desa
  5. Batas Kecamatan
  6. Ibukota Kecamatan
  7. Jalan
  8. Sungai
  9. Kepadatan Penduduk
Pembagian Wilayah Administratif Kabupaten Mamasa Tahun 2014
No Kecamatan Ibukota Kecamatan Luas Wilayah(Km2)
1 Sumarorong Sumarorong 254,00
2 Messawa Messawa 150,88
3 Pana Pana 181,27
4 Nosu Nosu 113,33
5 Tabang Tabang 304,51
6 Mamasa Mamasa 250,07
7 Tanduk Kalua Minake 120,85
8 Balla Balla Satanetean 59,53
9 Sesena Padang Orobua 152,70
10 Mambi Mambi 142,66
11 Bambang Rantelemo 136,17
12 Tabulahan Lakahang 513,95
13 Aralle Aralle 173,96
14 Rantebulahan Timur Galung 31,87
15 Tawalian Tawalian 45,99
16 Buntu Malangka Buntu Malangka 211,71
17 Mehalaan Mehalaan 162,43
Jumlah 3.005,88
Penduduk di Kabupaten Mamasa mengalami fluktuasi dalam interval waktu Tahun 2009 – 2013. Pada tahun 2013 jumlah penduduk di Kabupaten Mamasa sebesar 147.660 jiwa atau meningkat sekitar 1.368 jiwa dari tahun sebelumnya dengan laju pertumbuhan penduduk per tahun sebesar 0,93 persen. Dilihat dari distribusi penduduk di setiap kecamatan terlihat bahwa pada tahun 2013 jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Mamasa dengan jumlah penduduk 23.593 jiwa.Sedangkan yang terkecil adalah Kecamatan Mehalaan sebesar 4.086 jiwa. Sedangkan kepadatan penduduk Kabupaten Mamasa pada tahun 2013 adalah rata-rata 49 jiwa per Km2 atau terdapat sekitar 491 jiwa setiap 1 Km2. Rendah atau tingginya tingkat kepadatan penduduk tergantung luas wilayah dan kondisi topografi wilayah. Daerah yang memiliki tingkat kepadatan tinggi pada Tahun 2013 adalah Kecamatan Rantebulahan Timur yaitu 188 jiwa/Km2.
Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk
Kecamatan Penduduk (ribu) Pertumbuhan penduduk
20101 20102 20182 2000-2010 2010-20182
1. Sumarorong 9 580 9 644 10 971 0,98 1,69
2. Messawa 7 090 7 137 7 493 0,2 0,69
3. Pana 8 552 8 609 9 106 0,12 0,78
4. Nosu 4 276 4 304 4 650 0,66 1,04
5. Tabang 5 890 5 929 6 341 0,38 0,92
6. Mamasa 22 541 22 690 26 625 3,5 2,08
7. Tanduk Kalua 9 984 10 050 11 971 3,39 2,27
8. Balla 6 017 6 057 6 693 0,89 1,33
9. Sesenapadang 7 709 7 760 8 256 0,26 0,85
10.    Tawalian 6 210 6 251 7 969 2,23 3,13
11.    Mambi 9 295 9 357 10 476 0,97 1,49
12.    Bambang 10 312 10 380 11 404 0,98 1,25
13.    Rantebulahan Timur 5 682 5 720 6 737 2,36 2,13
14.    Mehalaan 3 857 3 883 4 486 1,93 1,89
15.    Aralle 6 584 6 628 7 089 0,27 0,92
16.    Buntu Malangka 6 691 6 735 7 774 1,88 1,87
17.   Tabulahan 9 812 9 877 11 160 1,68 1,61
Kabupaten Mamasa 140 082 141 011 159 201 1,81 1,6

Comments are closed.

Close Search Window